NAMA MAKANAN :
-Jalabiya
SEJARAH MAKANAN:
-kue khas dungkek, sumenep, yang satu ini masih tetap
dipertahankan kelestariannya. Tidak banyak warga yang bisa bikin jalabiya.
Bahkan, tidak semua orang dungkek bisa bikin jalabiya perlu datang langsung ke
desa lapataman, kecamatan dungkek, untuk mendapat kue ini.
Saya menemukan seseorang yang sangat ahli dalam membuat
jalabiya yaitu di desa lapataman, kecamatan dungkek yang bernama ahrima.
Perempuan 60 tahun ini masaih mahir membuat kue jalabiya. Menurut ahrima,kue
jalabiya ada pada sejak zaman dahulu, dia tidsak tahu pasti kapa kue itu di
bikin pertama kali.
Yang jelas, saat dia masih kanak-kanak, kue ini telah
menjadi menu pelengkap di masyarakat. Kue jalabiya biasanya dihidangkan pada
acara-acara keluarga atau acara besar di masyarakat.
Kue ini biasanya nisa didapatkalau ada hajatan-hajatan
warga. Baik dalam bentuk hidangan atau di jual di pedagang asongan. “saya sudah
menjual jalabiya sejak puluhan tahun yang lalu.” Kata ahrima dengan penuh
semangat.
Kue jalabiya boleh disebut makanan tradisional. Tetapi,
pecinta kue ini beragam. Mulai dari generasi tua sampai generasi muda.
Sebab, cita rasa kue ini cukup cocok untuk seluruh
lapisan masyarakat, khususnya lidah madura yang memang identik dengan makanan
manis gula merah atau asin garam.
Jalabiya sebenarnya tidak hanya dinikmati warga sumenep.
Menurut ahrima, kue ini juga kerap dikirimkan ke pulau jawa. Tetapi, pengirimin
itu bukan kepentingan bisnis , melainkan sebagai oleh-oleh khas sumenep.
BAHAN :
1.
Tepung beras
2.
Tepung derigu
3.
Minyak goreng secukupnya
4.
Gula pasir/merah
CARA BUAT:
-Capurkan
tepung beras dengan tepung derigu kasih air sedikit jangan terlalu cair.
(kental)
-Diamkan selama 4 jam kurang lebih , sampai mengembang
-sebelum
menggoreng, masukkan gula pasir/merah kedalam wajan dikasih air sedikit dan tunggu gula itu
sampai mencair hingga menyatuh dengan air. (kental)
-
panaskan minyak goreng
-langka
selanjutnya masukkan adonan yang telah di kembangkan tadi kedalam cirit kecil
dan tutupi lubang cirit itu dengan apa aja yang sekiranya mudah di lepas, lalu
tuangkan adonan yang ada di dalam cirit lewat bubang cirit yang telah ada
dengan bentuk seperti gambar di atas
-setelah
matang angkis langsung celupkan kedalam gula pasir yang telah di cairkan tadi
-setelah
menyatuh dengan gula yang cair tadi langsung di angkat taru ditempat yang telah
disediakan.
NARASUMBER:
Ahrima

Tidak ada komentar:
Posting Komentar